by

Soal SBMPTN Kimia Tahun 2015 dan Pembahasanya

1. Atom berilium dan fluor berturut-turut memiliki nomor atom 4 dan 9. Jika kedua atom tersebut beriktan, maka molekul yang dihasilkan adalah..

(1). Berbentuk linear

(2). Memiliki ikatan polar

(3). Tidak memiliki momen dipol

(4). Memili pasangan elektron bebas pada atom pusat

A. 1, 2, 3 benar

B. 1 dan 3 benar

C. 2 dan 4 benar

D. 4 benar

E. 1, 2, 3 dan 4 benar

2. Dalam larutan sukrosa, interaksi yang dominan antara molekul sukrosa dengan H2O adalah..

A. Ion-dipol

B. Ikatan hidrogen

C. Dipol terinduksi-dipol permanen

D. Dipol permanen-dipol permanen

E. Dipol terinduksi-dipol terinduksi

3. Analisa terhadap suatu zat yang digunakan untuk pencucian kering menghasilkan 2,4 gram karbon, 0,3 gram hidrogen dan 10,65 gram klor (Ar C = 12, H = 1, dan Cl = 35,5). Senyawa berikut ini yang merupakan zat pencuci tersebut adalah..

A. Trikloroetana

B. 1, 1, 2, 2-tetrakloroetana

C. 1, 1, 2-trikloroetana

D. 1, 2-dikloroetana

E. 1, 2, 3 trikloroetana

4. Silikon karbida atau karborundum dapat diperoleh dengan mereaksikan SiO2 (Ar Si = 28, O = 16) dengan karbon (Ar C = 12) pada temperatur tinggi menurut persamaan reaksi

2C (s) + SiO2 (s) → SiC (s) + CO2 (g)

Jika 4,5 gram karbon direkaiskan dengan3,0 gram SiO3 menghasilkan 1,5 gram karborundum, maka prosentase hasil reaksi tersebut adalah..

A. 20%

B. 38%

C. 60%

D. 75%

E. 90%

5. Sebanyak 1,0 gram serabut baja dilarutkan dalam 20 mL larutan H2SO4 1 M, sehingga semua besi larut sebagai besi (II) sulfat. Kelebihan asam sulfat dititrasi dengan larutan NaOH 0,45 M dan titik akhir titrasi diperoleh saat volume NaOH mencapai 30 mL. Kadar besi (Ar Fe = 56) dalam serabut baja tersebuta adalah…

A. 11%

B. 35%

C. 56%

D. 70%

E. 90%

6. Nitrogen dioksida bereaksi dengan air membentuk asam nitrat menurut persamaan reaksi..

3NO2(g) + H2O(l) → 2HNO3(l) + NO(g) ΔH° = -72 kJ

Jika entalpi pembentukan standar (ΔHf°) untuk gas NO2, H2O cair dan gas NO masing-masing adalah + 34, -286, dan + 90 kJ/mol. maka entalpi pembentukan standar (ΔHf°) asam nitrat adalah…

A. + 346 kJ/mol

B. – 346 kJ/mol

C. + 173 kJ/mol

D. -173 kJ/mol

E. +68 kJ/mol

7. Selenium yang berperan sebagai reduktor pada reaksi..

(1). 3Se + 4 HNO3 + H2O → 3H2SeO + NO

(2). 2H2O2 + Se → SeO2 + 2H2O

(3). SeO2 + 2NaOH → Na2SeO4 + H2

(4). Se8 + 4Br → 4Be2Br2

A. 1, 2, 3 benar

B. 1 dan 3 benar

C. 2 dan 4 benar

D. 4 benar

E. 1, 2, 3 dan 4 benar

8. Suatu sel elektrokimia dengan notasi sel sebagai berikut

Fe|Fe2+||Cu2+|Cu menghasilkan arus listrik 1,2 A, selama 40 menit.

Nilai E° Fe2+|Fe = -0,44 V,

Nilai E° Cu2+|Cu = +0,34 V

Nilai F = 96.500 C/mol elektron, Ar Fe = 56 dan Ar Cu = 63,5. Pengurangan massa anoda adalah…

A. 0,42 gram

B. 0,84 gram

C. 0,95 gram

D. 1,68 gram

E. 1,90 gram

9. Reaksi Fase gas pada 2NO(g) + Br2(g) ↔ 2NOBr(g) dilakukan dalam wadah tertutup dengan konsentrasi awal reaktan yang berbeda-beda. Pada tebel di bawah ini, yang dimaksud dengan waktu reaksi (t) adalah waktu dari awal reaksi sampai hilangnya warna Br2

Percobaan [NO]0M [Br2]0M t (menit)
1 0.10 0.05 4
2 0.10 0.10 2
3 0.20 0.05 1

Berdasarkan data ini, persamaan laju reaksi (r) tersebut adalah..

A. r = k[NO]2

B. r = k[Br2]

C. r = k[NO][Br2]

D. r = k[NO][Br2]2

E. r = k[NO]2 [Br2]

10. Pada tekanan dan temperatur tertentu dalam tabung tertutup 5 L, terjadi sistem kesetimbangan berikut

NO2(g) + CO2(g) ↔ NO(g)+CO2(g)

Konsentrasi masing-masing gas dalam kesetimbangan adalah 0,4 M. Bila kedalam tabung tersebut ditambahkan gas NO dan CO2 masing-masing sebanyak 3 mol, maka konsentrasi CO(g) dalam kesetimbangan yang baru adalah..

A. 0,70 M

B. 0,60 M

C. 0,30 M

D. 0,20 M

E. 0,10 M

11. Tetapan kenaikan titik didih molal air adalah 0,52. Larutan A dibuat dengan melarutkan 10,3 gram NaBr (Mr = 103) kedalam 500 gram air. Larutan B dibuat dengan melarutkan 5,55 gram CaCl2 (Mr = 111) kedalam 500 gram air. Kedua senyawa tersebut terionisasi sempurna dalam air. Perbandingan ΔTb larutan A dangan ΔTb larutan B adalah..

A. 1 : 3

B. 2 : 3

C. 4 : 3

D. 3 : 2

E. 2 : 1

12. Sejumlah 200 mL larutan HCN 0,30 M (Ka = 5 x 10-10) dicampurkan dengan 100 mL larutan KOH 0,30 M. Kedalam campuran tersebut ditambahkan 0,8 gram NaOH padat (Mr = 40). Pada suhu 25°C, pH larutan yang terbentuk adalah..

A. 2

B. 4

C. 10-log 5

D.10

E. 12

13. Asam oksalat adalah asam yang berbasa dua. Sebanyak 10 mL larutan asam oksalat diencerkan dengan air sampai volumenya 100 mL. Larutan ini digunakan untuk menitrasi 20 mL larutan NaOH 0,2 M dengan indikator bromotimol biru. Bila titik akhir titrasi diperoleh saat volume asam oksalat mencapai volume 25 mL, maka konsentrasi larutan asam oksalat adalah..

A. 0.08 M

B. 0.40 M

C. 0.80 M

D. 1.60 M

E. 3.20 M

14. Suatu senyawa organik yang merupakan hasil oksidasi lebih lanjut dari fermentasi glukosa dikenal sebagai pemberi rasa pada makanan. Dalam keadaan murni, senyawa ini merupakan cairan higrokospis yang tidak berwarna, dan memiliki titik beku 16,7 °C pada 1 atm. Senyawa ini banyak digunakan sebagai bahan baku sebagai pembuatan ester. dapat diperkirakan bahwa senyawa ini adalah..

A. Etanol

B. Neopentil alkohol

C. Gliserol

D. Asam asetat

E. Etil asetat

15. Hidrolisis suatu makromolekul menggunakan katalis enzim menghasilkan senyawa-senyawa yang setiap molekulnya dapat membentuk ion dwi kutub (zwitter ion). Penambahan larutan asam nitrat pekat kedalam makromolekul tersebut membentuk zat berwarna kuning. Makromolekul tersebut adalah..

A. Asam nukleat

B. Glikogen

C. Selulosa

D. Protein

E. Kolesterol

Jawaban

Atau bila ingin mengerjakan secara soal-soal ini secara online dapat dilakukan di sini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.