Sejarah Penemuan Labu Enlemeyer

Apakah Anda tahu apa itu labu Erlenmeyer, bagi yang biasa di laboratorium kimia pasti, labu enlemeyer adalah labu berbentuk kerucut, berleher silender dan mempunyai alas yang datar dengan yang mengecil keatas. LAbu Erlenmeyer adalah bagian stereotip gelas kimia yang ada, Labu ini dinamai dari nama penemunya yaitu Emil Erlenmeyer yang lahir pada tanggal 28 Juni tahun 1825

Senyawa kimia penyusun labu enlemeyer
Labu enlemeyer

Nama lengkapnya Enlemeyer adalah Richard Agustus Carl Emil Erlenmeyer. Mungkin tidak mengherankan bahwa ia memilih untuk mempersingkat namanya menjadi Enlemeyer, Dia adalah seorang kimiawan Jerman yang awalnya ahli dalam farmasi, tetapi akhirnya condong kembali ke arah kimia. Selama karirnya, ia mensintesis atau mengisolasi banyak senyawa organik banyak untuk pertama, dan juga membuat beberapa kontribusi signifikan bagi pemahaman kita tentang struktur molekul organik.

Meskipun demikian, labu yang menyandang namanya adalah apa Erlenmeyer yang selalu dikenang karena, meskipun di beberapa negara itu dikenal dengan nama lain. Di Inggris, mendengar hal itu disebut sebagai labu berbentuk kerucut lebih umum, sedangkan di Italia mereka kadang-kadang menyebutnya ‘BEUTA’. Erlenmeyer merancang labunya di tahun 1850-an, ia pertama kali menjelaskan dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada awal 1860, yang mana ia telah mengatur produksi dan penjualan komersial.

Popularitas labu Erlenmeyer terletak pada kegunaannya. dasar datar yang berarti tidak mudah terguling, tidak seperti labu alas bulat  yang juga dapat ditemukan di laboratorium. Labuini meruncing, bentuk kerucut seperti, ditambah dengan leher sempit, sehingga cairan di dalamnya dapat berputar-putar tanpa mudah tumpah. Selain itu, sisi-sisinya meminimalkan hilangnya cairan dari labu bila dipanaskan, karena uapnya akan mengembun di sisi. Leher sempit juga dapat dipasang dengan karet atau kaca penutup.

Ini mungkin tidak adil sedikit bagi Erlenmeyer kerena dia dikenang  terutama karena labunya saja, Padahal dia juga seorang ahli kimia yang sangat berjasa. Dia adalah orang pertama yang menunjukkan bahwa ikatan kimia dua dan tiga bisa membentuk antara dua atom karbon. Selain itu, ia adalah yang pertama untuk mensintesis atau mengisolasi sejumlah senyawa organik, termasuk asam glikolat dari buah anggur. Dia juga menyarankan struktur cincin menyatu untuk naftalena.

Meskipun jarang diketahui bahwa labu Erlenmeyer bukanlah satu-satunya hal dalam kimia yang menyinggung namanya. Ada juga aturan Erlenmeyer. Aturan Erlenmeyer berkaitan dengan tautomerisme alkohol. Tautomerisme adalah jenis isomer,  isomer adalah senyawa kimia dengan rumus kimia yang sama, namun pengaturan yang berbeda dari atom dalam molekul. Tautomer adalah isomer dari molekul yang mudah terjadi pertukaran oleh gerakan atom atau kelompok atom dalam molekul.

Aturan erlenmeyer ini menyangkut alkohol (senyawa organik yang mengandung gugus OH) di mana kelompok OH langsung terikat pada karbon yang juga memiliki ikatan rangkap dengan karbon lain. Ia menemukan bahwa senyawa ini langsung tautomerise menjadi aldehida atau keton, dan berbagai jenis senyawa organik. Senyawa tersebut melakukan ini karena senyawa ini umumnya lebih stabil daripada tautomer yang mengandung alkohol. Ide ini sekarang lebih sering disebut sebagai keto-enol tautomerisme.

Meskipun aturan diatas setidaknya menyebutkan namanya, Tetapi Erlenmeyer akan dikenal keabadian ilmiahnya karena labunya nya.

One thought on “Sejarah Penemuan Labu Enlemeyer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *