Pengertian Difusi

Difusi adalah kecenderungan molekul untuk menyebar agar bisa menempati ruang yang tersedia. Gas dan molekul dalam cairan atau larutan memiliki kecenderungan untuk menyebar dari lingkungan yang konsentrasi nya lebih tinggi ke lingkungan yang  konsentrasi nya lebih rendah. Transportasi pasif adalah difusi zat di membran. Ini adalah proses spontan dan energi seluler tidak dikeluarkan. Molekul akan berpindah dari tempat zat yang konsentrasi nya lebih tinggi ke tempat yang konsentrasi nya lebih rendah.
Laju difusi untuk zat berbeda dipengaruhi oleh permeabilitas membran. Misalnya, air berdifusi secara bebas melintasi membran sel namun molekul lainnya tidak bisa. Mereka harus dibantu melintasi selaput sel melalui proses yang disebut difusi difasilitasi.
Osmosis adalah kasus khusus transport pasif. Air berdifusi melintasi membran semi permeabel, yang memungkinkan beberapa molekul melewatinya, tapi tidak pada yang lain. Di osmosis, arah aliran air ditentukan oleh konsentrasi zat terlarut. Air berdifusi dari larutan hipotonik (larutan yang berkosentrasi rendah) ke larutan hipertonik (larutan yang berkosentrasi tinggi).
Contoh Difusi
Sejumlah proses alami bergantung pada difusi molekul. Respirasi melibatkan difusi gas (oksigen dan karbon dioksida) ke dalam dan keluar dari darah. Di paru-paru, karbon dioksida berdifusi dari darah ke udara pada alveoli paru-paru. Sel darah merah kemudian mengikat oksigen yang berdifusi dari udara ke dalam darah.
Oksigen dan nutrisi lainnya dalam darah diangkut ke jaringan dimana gas dan nutrisi dipertukarkan. Karbon dioksida dan kotoran menyebar dari sel jaringan ke dalam darah, sementara oksigen, glukosa dan nutrisi lainnya dalam darah menyebar ke jaringan tubuh. Proses difusi ini terjadi pada tempat dasar kapiler.
Difusi juga terjadi pada sel tumbuhan. Proses fotosintesis yang terjadi pada daun tanaman bergantung pada difusi gas. Dalam fotosintesis, energi dari sinar matahari, air, dan karbon dioksida digunakan untuk menghasilkan glukosa, oksigen, dan air. Karbon dioksida berdifusi dari udara melalui pori-pori kecil di daun tanaman yang disebut stomata. Oksigen yang dihasilkan oleh fotosintesis berdifusi dari tanaman melalui stomata ke atmosfer.
Contoh osmosis meliputi reabsorpsi air oleh tubulus nefron di ginjal, reabsorpsi cairan pada kapiler jaringan, dan penyerapan air oleh akar tanaman. Osmosis penting untuk menanam stabilitas. Tanaman layu adalah hasil dari kurangnya air di vakuola tanaman. Vakuola membantu menjaga struktur tanaman tetap kaku dengan menyerap air dan menekan tekanan pada dinding sel tanaman. Air yang melintasi membran sel oleh osmosis membantu mengembalikan tanaman ke posisi tegak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *