Unsur Kimia : Timbal

Penemuan Timbal Timbal telah dikenal sejak zaman purba, tetapi tidak tahu siapa yang menemukannya. Bijinya didistribusikan secara luas dan memiliki titik leleh rendah sehingga mudah dilebur. Timbal ini digunakan di zaman purba untuk membuat patung, koin, peralatan dan tablet tulis. Orang Romawi juga menggunakan timah untuk pipa ledeng. Orang Romawi menyebut timbal ‘plumbum nigrum’ yang…

Unsur Kimia : Lawrencium

Penemuan dari Lawrencium Lawrencium disintesis pada tahun 1961 oleh Albert Ghiorso, Torbjørn Sikkeland, Almon Larsh dan Robert Latimer di Lawrence Berkeley National Laboratory, California. Unsur tersebut adalah anggota terakhir dari seri aktinida yang akan ditemukan. Akselerator linier ion-berat (HILAC) digunakan untuk membombardir target 3 miligram californium (terdiri dari campuran isotop californium dengan jumlah massa 249,…

Membuat Es Panas Dari Cuka dan Baking Soda

Natrium asetat atau es panas adalah bahan kimia yang menakjubkan yang bisa kita buat dari baking soda dan cuka. Kita bisa mendinginkan larutan natrium asetat di bawah titik lelehnya dan yang kemudian menyebabkan cairan mengkristal. Kristalisasi adalah proses eksotermik, sehingga es yang dihasilkan menjadi panas. Proses pemadatan terjadi begitu cepat sehingga kita bisa membentuk pahatan…

Unsur Kimia : Lanthanum

Penemuan Lanthanum Lanthanum ditemukan pada tahun 1839 oleh Carl G. Mosander pada mineral cerite di Stockholm, Swedia. Ceria (cerium oxida) telah ditemukan pada tahun 1803 oleh ahli kimia Swedia Jacob Berzelius di mineral cerite. Mosander, yang pernah menjadi salah satu murid Berzelius, curiga bahwa ceria adalah oksida tak murni yang mengandung tanah langka lainnya. Mosander…

Unsur Kimia : Krypton

Penemuan Krypton Ahli kimia Skotlandia William Ramsay dan asisten ahli kimia Inggris Morris Travers menemukan kripton pada tahun 1898 di London. Ramsay sebelumnya telah menemukan helium dan argon. Dia sadar bahwa lebih banyak elemen baru harus berada pada kelompok tabel periodik yang sama. Ramsay dan Travers menganggap adanya kesenjangan dalam tabel periodik antara helium dan…

Unsur Kimia : Besi

Penemuan Besi Besi sudah dikenal sejak zaman purba. Besi pertama yang digunakan manusia kemungkinan berasal dari meteorit. Sebagian besar benda yang jatuh ke bumi dari angkasa berbatu, namun sebagian kecil, seperti yang digambarkan, adalah ‘meteorit besi’ dengan kandungan besi lebih dari 90 persen. Besi berkarat dengan mudah, jadi artefak besi dari zaman kuno jauh lebih…

Unsur Kimia : Iridium

Penemuan Iridium Iridium ditemukan pada tahun 1803, oleh ahli kimia Inggris Smithson Tennant di London. Dia menemukannya di residu tertinggal saat platinum mentah telah dilarutkan dalam aqua regia (campuran asam hidroklorida dan asam nitrat). Smithson Tennant juga menemukan osmium pada saat bersamaan. Nama Iridium berasal dari kata Latin ‘iris’, yang berarti pelangi, karena banyak garamnya…

Unsur Kimia : Yodium

Penemuan yodium Yodium ditemukan oleh Bernard Courtois pada tahun 1811 di Perancis. Courtois mencoba untuk mengambil Kalium Klorida dari rumput laut. Setelah mengkristalkan kalium klorida, ia menambahkan asam sulfat ke cairan yang tersisa. Ini, agak mengejutkan karenamenghasilkan uap ungu, yang kental menjadi kristal gelap. Ini adalah kristal yodium pertama yang pernah dibuat. Courtois mempelajari zat…

Unsur Kimia : Indium

Penemuan Indium Pada tahun 1863, Ferdinand Reich menemukan indium di Jerman. Dia bermaksud menyelidiki apakah seng sulfida bijih (sfalerit) juga mengandung thallium. Sebagai gantinya, sebagai hasil pengamatannya yang cermat, ia menjadi penemu unsur baru. Setelah memanaskan bijih untuk menghilangkan sebagian besar belerang, ia kemudian menguraikan sisa bahan dengan asam hidroklorida. Ia melihat sesuatu seperti jerami…

Unsur Kimia : Hidrogen

Penemuan Hidrogen Percobaan kimia sekolah yang favorit adalah menambahkan logam seperti magnesium ke asam. Logam bereaksi dengan asam, membentuk garam dan melepaskan hidrogen dari asam. Gelembung gas hidrogen naik dari cairan dan siswa mengumpulkannya dalam jumlah kecil untuk percobaan lebih lanjut, seperti ‘uji letusan’. Contoh hidrogen pertama yang dibuat oleh manusia dilakukan pada paruh pertama…